<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>still haven't  found my life</title>
	<atom:link href="http://rifendra.wordpress.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://rifendra.wordpress.com</link>
	<description></description>
	<lastBuildDate>Thu, 26 Apr 2007 12:08:33 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<cloud domain='rifendra.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://www.gravatar.com/blavatar/20e99335e9cdf4e67542c09bfa40c2c3?s=96&#038;d=http://s.wordpress.com/i/buttonw-com.png</url>
		<title>still haven't  found my life</title>
		<link>http://rifendra.wordpress.com</link>
	</image>
			<item>
		<title>Memancing Kreativitas</title>
		<link>http://rifendra.wordpress.com/2007/04/26/memancing-kreativitas/</link>
		<comments>http://rifendra.wordpress.com/2007/04/26/memancing-kreativitas/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 26 Apr 2007 11:25:57 +0000</pubDate>
		<dc:creator>rifendra</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://rifendra.wordpress.com/2007/04/26/memancing-kreativitas/</guid>
		<description><![CDATA[
Berapa kali Anda merasa otak tiba-tiba kosong dan tidak tahu harus melakukan apa, yang sialnya selalu terjadi saat Anda dikejar deadline laporan yang harus diberikan pada atasan? Bukan hanya itu, Anda tidak bisa menulis apa-apa karena tidak ada bayangan apa yang harus ditulis, sehingga hanya mampu menatap kertas kosong dengan perasaan tak berdaya. Ups, jangan [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=rifendra.wordpress.com&blog=1020542&post=11&subd=rifendra&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p><a HREF="http://rifendra.files.wordpress.com/2007/04/kreativitas.gif" TITLE="kreativitas.gif"><img SRC="http://rifendra.files.wordpress.com/2007/04/kreativitas.gif" ALT="kreativitas.gif" /></a></p>
<p>Berapa kali Anda merasa otak tiba-tiba kosong dan tidak tahu harus melakukan apa, yang sialnya selalu terjadi saat Anda dikejar deadline laporan yang harus diberikan pada atasan? Bukan hanya itu, Anda tidak bisa menulis apa-apa karena tidak ada bayangan apa yang harus ditulis, sehingga hanya mampu menatap kertas kosong dengan perasaan tak berdaya. Ups, jangan panik dulu<span id="more-11"></span>. Ini kukan pertanda Anda mulai pikun (dan percaya deh, Anda tidak mengidap penyakit Alzheimer yang menyerang secara mendadak). Bisa jadi, hal ini disebabkan karena Anda harus mulai menyesuaikan diri dengan keadaan baru tersebut.</p>
<p>Jadi bagi Anda yang mungkin saat ini sedang pusing karena terlalu sibuk, istirahat dulu sebentar dan simak artikel berikut. Siapa tahu akan membantu</p>
<p>1.	Lakukan pada waktu yang tepat</p>
<p>Kebanyakan orang yang telah berumur berpikir lebih jernih pada pagi hari; sedangkan mereka yang lebih muda, pada siang hari. Temukan kapan waktu Anda yang tepat, dan selesaikan masalah-masalah yang memerlukan pemikiran di waktu-waktu tersebut.</p>
<p>2.	Pendidikan tinggi &#8212; namun jangan terlalu berlebihan</p>
<p>Pendidikan sekolah memiliki pengaruh besar dalam memupuk kreativitas seseorang terutama pada masa-masa akhir kuliah, namun penaruh tersebut mulai menurun setelah lulus. Pendidikan memang sangat penting, namun hal itu tidak menjamin kesuksesan Anda di bidang tersebut (alias banyak hal-hal lain yang harus diperhatikan).</p>
<p>3.	Mengikuti nasehat Konfusius</p>
<p>salah satu petunjuk mengingat yang selalu digunakan oleh para ahli yang melakukan penelitian tentang ingatan : Supaya tidak lupa bila ada hal penting, tulis di secarik kertas. Sebagaimana kata pepatah Cina, tulisan yang tintanya tidak jelas bertahan lebih lama daripada ingatan paling kuat sekalipun.</p>
<p>4.	Tampil bersemangat dengan doping</p>
<p>Penelitian menunjukkan kadar kafein dalam secangkir kopi dapat membantu kita berkonsentrasi terhadap sesuatu hal dengan lebih baik. Namun bagi Anda yang rentan atau mudah terkena depresi, sebaiknya jauhkan diri dari sentuhan kopi karena akan berakibat buruk bagi sel-sel otak.</p>
<p>5.	Hubungkan hal baru dengan yang lama</p>
<p>Dengan menghubungkan informasi atau hal-hal baru dengan apa yang telah Anda ketahui, percaya deh, akan lebih mudah untuk mengingatnya kembali.</p>
<p>6.	Berlatih terus</p>
<p>Belajar dan melatih kemampuan yang baru didapat dengan berulang-ulang akan mengubah organisasi internal otak, yang pada akhirnya akan sangat membantu dalam melakukan proses mengingat. Jadi kuncinya adalah berlatih, berlatih, dan berlatih.</p>
<p>7.	Beri kesempatan pada ide-ide baru</p>
<p>Kebanyakan dari kita memperoleh kelebihan kemampuan yang dengan cepat menyaring fakta yang ada dan dengan cepat pula memutuskan &#8220;ya-atau-tidak&#8221;. Kreativitas memerlukan lebih banyak waktu senggang atau pendekatan yang lebih santai &#8212; yaitu dengan memberikan ruang bagi ide-ide gila Anda.</p>
<p>8.	Pilih profesi yang menghadirkan tantangan bagi otak dan pasangan yang cerdas</p>
<p>Orang-orang yang berkarir di bidang yang memerlukan tingkat konsentrasi atau penggunaan intelegensi tinggi besar kemungkinannya untuk dapat mempertahankan kognisinya di level tertinggi. Selain itu, menikahi seseorang yang pintar juga dapat membantu Anda untuk terus mendapat stimulasi tingkat tinggi.</p>
<p>9.	Jangan ragu untuk mengetahui hal-hal baru</p>
<p>Kreativitas kerap diartikan sebagai kemampuan seseorang untuk mengadaptasikan satu cara penyelesaian masalah ke masalah lain yang berbeda. Banyak sekali contoh kreativitas manusia yang bermula dari hal-hal kecil (namun menjadi besar), misalnya ide membuat pin untuk membuka kaleng minuman ringan yang berasal dari cara seseorang membuka kulit pisang.</p>
<p>10.	Belajar dari pengalaman Da Vinci</p>
<p>Seperti halnya Da Vinci yang terkenal dengan ide-ide revolusionernya (dan membuatnya dijuluki sebagai pelopor jaman rennaisance), tidak ada salahnya melakukan hal-hal yang tidak berhubungan dengan pekerjaan, yang tujuannya adalah untuk merangsang stimulasi otak. Beberapa diantaranya misalnya melakukan juggling bola atau menulis dengan tangan kiri (atau kanan bagi Anda yang kidal).</p>
<p>11.	Perhatian</p>
<p>Pernah mengalami lupa nama seseorang beberapa saat setelah Anda bertemu atau berkenalan dengannya? Masalahnya bukan pada ingatan Anda, namun lebih ke arah konsentrasi yang tercurah saat itu. Dengan bertambahnya umur, kita harus lebih sering mengulang-ulang informasi yang baru didapat supaya masuk ke pusat penyimpanan data yang terletak di dalam otak kita.</p>
<p>12.	Mendengarkan musik klasik</p>
<p>Seorang psiolog eksperimental menemukan sebuah bukti yang mendukung adanya &#8220;Efek Mozart&#8221; &#8212; otak yang terekspos (dalam hal ini mendengarkan) musik klasik (contohnya Mozart) akan dirangsang saedemikian rupa sehingga informasi yang kita peroleh dapat masuk lebih cepat ke dalam otak.</p>
<p>13.	Menjaga kebugaran badan</p>
<p>Banyak yang percaya bahwa dengan berolah raga, maka kemampuan berpikir/mengingat juga akan semakin menguat. Hal ini disebabkan oleh meningkatnya kadar oksigen dan nutrisi yang dialirkan ke dalam otak, sehingga merangsang sel-sel otak untuk tumbuh lebih pesat. Meski penelitian belum membuktikan pandangan ini akurat, rasanya tidak ada salahnya kalau dicoba.</p>
<p>14.	Mencoba sesuatu yang baru</p>
<p>Dalam sebuah studi yang membandingkan orang-orang yang mudah mengalami burnout dengan mereka yang dapat mempertahankan kreativitasnya, diketahui bahwa kelompok yang terakhir dapat mempertahankan penampilannya karena terus berusaha menambah pengetahuannya. Jadi, siapa bilang membaca itu tidak penting?</p>
<p>15.	Hindari hal-hal yang bisa membuat Anda tidak fokus</p>
<p>Saat berada dalam situasi chaos atau berisik di mana banyak hal-hal di sekitar yang mampu mengganggu konsentrasi. Seandainya harus mengerjakan sesuatu yang penting, akan lebih baik bila Anda mampu menjauh dari lingkungan tersebut, misalnya dengan menyendiri di tempat sepi supaya lebih berkonsentrasi.</p>
<p>Satu hal lagi yang tidak boleh dilupakan adalah untuk tetap mengobarkan semangat (rasa cinta) Anda terhadap pekerjaan yang sedang dilakukan! Dalam sebuah penelitian yang dilakukan seorang psikolog Belanda terhadap master dan grandmaster catur menunjukkan bahwa tidak ada perbedaan tingkat kecerdasan diantara mereka. Satu-satunya yang membedakan adalah : para grandmaster menyukai dan menghayati permainan catur. Ini menunjukkan bahwa semangat seseorang adalah pemicu yang paling baik bagi kreativitas. Coba saja kalau tidak percaya!</p>
<img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/rifendra.wordpress.com/11/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/rifendra.wordpress.com/11/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/rifendra.wordpress.com/11/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/rifendra.wordpress.com/11/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/rifendra.wordpress.com/11/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/rifendra.wordpress.com/11/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/rifendra.wordpress.com/11/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/rifendra.wordpress.com/11/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/rifendra.wordpress.com/11/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/rifendra.wordpress.com/11/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/rifendra.wordpress.com/11/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/rifendra.wordpress.com/11/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=rifendra.wordpress.com&blog=1020542&post=11&subd=rifendra&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://rifendra.wordpress.com/2007/04/26/memancing-kreativitas/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/64dfcdc4cde732f029779fa8571587ff?s=96&#38;d=identicon" medium="image">
			<media:title type="html">rifendra</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Mengundurkan Diri dengan Elegan</title>
		<link>http://rifendra.wordpress.com/2007/04/26/mengundurkan-diri-dengan-elegan/</link>
		<comments>http://rifendra.wordpress.com/2007/04/26/mengundurkan-diri-dengan-elegan/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 26 Apr 2007 11:19:05 +0000</pubDate>
		<dc:creator>rifendra</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://rifendra.wordpress.com/2007/04/26/mengundurkan-diri-dengan-elegan/</guid>
		<description><![CDATA[
Hari yang telah Anda tunggu-tunggu itu akhirnya tiba juga. Akhirnya Anda dapat keluar dari pekerjaan yang selama ini sangat Anda benci. Dalam atmosfir yang dipenuhi kebencian terhadap atasan, pekerjaan Anda atau malah kedua-duanya, pasti ada keinginan dalam diri Anda untuk mewujudkan fantasi yang selama ini telah direncanakan : memberitahu atasan Anda bagaimana tidak becusnya ia [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=rifendra.wordpress.com&blog=1020542&post=9&subd=rifendra&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p><a TITLE="mengundurkan-diri.jpg" HREF="http://rifendra.files.wordpress.com/2007/04/mengundurkan-diri.jpg"><img ALT="mengundurkan-diri.jpg" SRC="http://rifendra.files.wordpress.com/2007/04/mengundurkan-diri.jpg" /></a></p>
<p>Hari yang telah Anda tunggu-tunggu itu akhirnya tiba juga. Akhirnya Anda dapat keluar dari pekerjaan yang selama ini sangat Anda benci. Dalam atmosfir yang dipenuhi kebencian terhadap atasan, pekerjaan Anda atau malah kedua-duanya, pasti ada keinginan dalam diri Anda untuk mewujudkan fantasi yang selama ini telah direncanakan <span id="more-9"></span>: memberitahu atasan Anda bagaimana tidak becusnya ia dalam mengatur bawahan, membocorkan pada rekan-rekan kerja tentang siapa-siapa saja yang pernah membicarakan mereka dan apa saja yang pernah dibicarakan, atau mengambil persediaan kertas folio di gudang untuk dibawa pulang. Anda mungkin berpikir : toh saya juga akan segera keluar dari tempat itu, jadi nggak ada salahnya kan memanfaatkan kesempatan itu?</p>
<p>Salah besar. Cara Anda mengundurkan diri secara tidak langsung akan mempengaruhi karir Anda di masa depan. Tahan amarah Anda dan jangan berusaha membalas, tapi keluarlah dari pekerjaan tersebut dengan keprofesionalan yang masih terjaga. Berikut adalah hal-hal yang harus dipertimbangkan.</p>
<p>1.	Berpikir jangka panjang</p>
<p>Jangan sampai Anda mengeluarkan komentar-komentar yang menjelek-jelekkan atasan atau rekan kerja di tempat lama. Meski dorongan tersebut sangat kuat (dan sangat menyenangkan bila bisa melakukannya), perlu diingat bahwa apa yang telah diucapkan tidak dapat ditarik kembali. Kata-kata tersebut (seandainya terdengar oleh orang lain) akan selalu teringat dan mungkin suatu saat akan sampai ke orang yang Anda jelek-jelekkan. Selain Anda masih membutuhkan tempat kerja lama sebagai referensi, masih ada kemungkinan Anda akan bertemu dengan rekan kerja baru yang memiliki hubungan dengan kantor lama &#8212; baik sebagai klien, supervisor, atau (yang lebih parah lagi) teman dekat dari salah seorang rekan kerja Anda di tempat lama.</p>
<p>2.	Berpikir rasional<br />
Berhenti kerja dapat menjadi pengalaman bernuansa penuh emosi baik bagi Anda maupun atasan (yang mungkin selama ini memperlakukan Anda dengan semena-mena). Atasan mungkin akan merasa kaget, marah atau melakukan pembelaan diri (dan menganggap kesalahan sepenuhnya ada di tangan Anda). Meski ketegangan mungkin terjadi, tahan emosi dan tetaplah berlaku sebagai seorang profesional. Dengan berhenti, Anda sebenarnya telah berhasil membalas perlakuannya. Bayangkan, berapa lama yang akan dibutuhkan untuk mencari sampai melatih orang baru hingga dapat benar-benar mengisi posisi Anda?</p>
<p>3.	Berpikir ke depan<br />
Buat surat dengan singkat, to the point dan mencantumkan tanggal kapan Anda akan efektif berhenti bekerja. Jangan mengirim melalui email, tapi langsung datangi staf/orang yang berkepentingan dan serahkan surat tersebut. Berhati-hatilah sebab mungkin saja begitu menyerahkan surat pengunduran diri, Anda akan langsung disuruh membereskan meja Anda dan digelandang keluar kantor. Oleh karena itu sangatlah penting mengemasi barang-barang Anda beberapa hari sebelum (misalnya seminggu) sebelum berhenti. Kumpulkan barang-barang yang mungkin dapat berguna suatu hari misalnya alamat email, kartu-kartu nama dari klien, rekan kerja atau supervisor, atau informasi yang Anda butuhkan mengenai proyek yang sedang Anda kerjakan. Sebab begitu Anda menginggalkan kantor untuk terakhir kalinya, barang-barang tersebut tidak bisa diambil lagi.<br />
4.	Berpikir positif<br />
Seandainya dulu pekerjaan lama Anda diwarnai masa-masa sulit (dan menyebalkan), mungkin akan sedikit sulit untuk tidak berkomentar/bercerita mengenai masa-masa tersebut. Namun membawa beban (dan kekesalan) lama ke pekerjaan baru hanya akan merusak reputasi Anda. Atasan atau rekan baru Anda pastinya tidak ingin mendengarkan keluhan mengenai pekerjaan lama Anda. Lupakan deh mimpi buruk Anda yang dulu, lagipula toh sekarang sudah ada pekerjaan baru. Hadapi masa-masa transisi tersebut dengan seprofesional mungkin dan songsonglah kesempatan emas di pekerjaan baru yang ada di depan Anda.</p>
<img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/rifendra.wordpress.com/9/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/rifendra.wordpress.com/9/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/rifendra.wordpress.com/9/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/rifendra.wordpress.com/9/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/rifendra.wordpress.com/9/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/rifendra.wordpress.com/9/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/rifendra.wordpress.com/9/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/rifendra.wordpress.com/9/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/rifendra.wordpress.com/9/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/rifendra.wordpress.com/9/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/rifendra.wordpress.com/9/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/rifendra.wordpress.com/9/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=rifendra.wordpress.com&blog=1020542&post=9&subd=rifendra&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://rifendra.wordpress.com/2007/04/26/mengundurkan-diri-dengan-elegan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/64dfcdc4cde732f029779fa8571587ff?s=96&#38;d=identicon" medium="image">
			<media:title type="html">rifendra</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Niat Untuk Mengubah Masa Depan</title>
		<link>http://rifendra.wordpress.com/2007/04/26/niat-untuk-mengubah-masa-depan/</link>
		<comments>http://rifendra.wordpress.com/2007/04/26/niat-untuk-mengubah-masa-depan/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 26 Apr 2007 11:10:07 +0000</pubDate>
		<dc:creator>rifendra</dc:creator>
				<category><![CDATA[tips]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://rifendra.wordpress.com/2007/04/26/niat-untuk-mengubah-masa-depan/</guid>
		<description><![CDATA[
Pernahkah Anda merasa bahwa di tahun 2006 yang baru berlalu tersebut, banyak kesalahan atau sikap yang ingin Anda perbaiki? Kalau jawabannya ya, berarti Anda merupakan salah satu dari banyak orang yang melakukan hal demikian. Memang sih, saat-saat seperti awal tahun dipercaya banyak orang mampu meningkatkan motivasi untuk memulai sesuatu yang baru. Namun sering kali niat [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=rifendra.wordpress.com&blog=1020542&post=7&subd=rifendra&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p><a TITLE="welcome.jpg" HREF="http://rifendra.files.wordpress.com/2007/04/welcome.jpg"><img ALT="welcome.jpg" SRC="http://rifendra.files.wordpress.com/2007/04/welcome.jpg" /></a></p>
<p>Pernahkah Anda merasa bahwa di tahun 2006 yang baru berlalu tersebut, banyak kesalahan atau sikap yang ingin Anda perbaiki? Kalau jawabannya ya, berarti<span id="more-7"></span> Anda merupakan salah satu dari banyak orang yang melakukan hal demikian. Memang sih, saat-saat seperti awal tahun dipercaya banyak orang mampu meningkatkan motivasi untuk memulai sesuatu yang baru. Namun sering kali niat mulia tersebut terkikis saking banyaknya hal yang ingin diubah sekaligus. Ingin mengubah kebiasaan marah-marah, malas, bangun siang, dan masih banyak lagi. Kalau ini dibiarkan, bisa-bisa tahun ini akan sama dengan tahun-tahun sebelumnya. Jadi daripada mubazir, simak kiat-kiat berikut supaya niat baik Anda bisa kesampaian.<br />
1.	Tidak perlu mencoba semuanya dengan sekaligus<br />
Setiap pergantian tahun selalu saja ada godaan untuk mengubah nyaris semua hal, tapi jangan terpancing! Anda akan lebih memperoleh tingkat keberhasilan lebih tinggi dalam satu atau dua hal dibandingkan dengan daftar dosa yang bisa mencapai puluhan. Lakukan satu-persatu, toh belakangan Anda masih bisa menambah kalau satu-dua perubahan tersebut sukses dijalani.<br />
2.	Ucapkan dengan hati-hati<br />
jangan paksa diri (secara tidak sadar) untuk mematuhi resolusi tersebut, karena hal ituhanya kan menjadi pemicu stres yang pada akhirnya akan membuat niat memulai sesuatu yang baru gagal total. Kita misalkan niat Anda tahun ini adalah berusaha lebih bersikap sabar pada orang lain. Jangan berpikir, &#8220;Tahun ini saya harus menjadi orang yang sabar&#8221; karena hal itu seolah Anda memaksakan diri untuk sesabar mungkin. Mungkin akan lebih baik bila pendekatan Anda menjadi, &#8220;Tahun ini saya akan berusaha menggunakan beberapa cara yang ampuh untuk melatih kesabaran.&#8221;<br />
3.	Lakukan perencanaan<br />
Bila telah mendapatkan resolusi mana yang ingin Anda lakukan tahun ini, coba untuk mendeskripsikannya dengan terperinci. Tidak ada orang yang berhasil menjalankan sesuatu dengan melakukan semuanya sekaligus, yang terjadi nanti malah Anda kecewa dan membatalkan niat untuk berubah tersebut. Rencana tersebut tidak harus rumit, yang penting niat Anda bisa menjadi lebihkuat untuk menjalankannya.<br />
Untuk relaksasi, Anda bisa mencoba cara-cara berikut :<br />
a) buka-buka majalah atau situs internet untuk mengetahui berbagai teknik relaksasi yang ada.<br />
b) Buat daftar teknik-teknik relaksasi yang Anda ketahui dan ingin mencoba.<br />
c) Pilih salah satu dari teknik tersebut &#8211; meditasi atau hipnotis diri sebagai contoh &#8211; dan coba satu untuk setiap bulannya.<br />
d) mencoba teknik-teknik berbeda setiap bulan sampai menemukan yang Anda sukai.<br />
4.	Tulis di kertas<br />
Agar dapat selalu mengingatnya setiap saat, tuliskan hal-hal apa saja yang ingin Anda lakukan di tahun mendatang (dan sebelumnya belum pernah dilakukan) serta langkah-langkah konkretnya. Kalau perlu taruh di tempat-tempat yang mudah terlihat supaya Anda selalu ingat, misalnya di pintu lemari es. Hal itu juga akan memudahkan Anda bila sewaktu-waktu ingin mengubah resolusi tersebut seiring dengan berlalunya waktu.<br />
Nah, tunggu apalagi? Jalankan sekarang dan buat hidup Anda lebih baik!</p>
<img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/rifendra.wordpress.com/7/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/rifendra.wordpress.com/7/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/rifendra.wordpress.com/7/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/rifendra.wordpress.com/7/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/rifendra.wordpress.com/7/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/rifendra.wordpress.com/7/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/rifendra.wordpress.com/7/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/rifendra.wordpress.com/7/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/rifendra.wordpress.com/7/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/rifendra.wordpress.com/7/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/rifendra.wordpress.com/7/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/rifendra.wordpress.com/7/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=rifendra.wordpress.com&blog=1020542&post=7&subd=rifendra&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://rifendra.wordpress.com/2007/04/26/niat-untuk-mengubah-masa-depan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/64dfcdc4cde732f029779fa8571587ff?s=96&#38;d=identicon" medium="image">
			<media:title type="html">rifendra</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>